Berita & Info
Kegiatan ASPI – 2014

1. Seminar ASPI

Dengan tujuan untuk menambah wawasan anggotanya, pada tanggal 24 April 2014, ASPI mengadakan seminar yang bertemakan : “Peran Pembayaran Elektronik untuk menunjang Perekonomian”. Seminar ini dibuka oleh Bapak Ronald Waas, Deputy Gubernur Bank Indonesia dan dihadiri oleh seluruh anggota ASPI.

2. Rapat Umum Anggota Tahun 2014

RUA Tahun 2014 dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2014 yang dengan suara bulat atas dasar musyawarah untuk mufakat memutuskan:

a. Menyetujui Laporan Tahunan ASPI termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Badan Pengawas ASPI untuk Tahun Buku 2013, dan mengesahkan Laporan Keuangan ASPI (audited) untuk Tahun Buku 2013.

Dengan telah disetujui dan disahkannya Laporan Tahunan dan keuangan seperti tersebut diatas, maka:

RUA Tahunan ASPI memberikan pelunasan dan pembebasan tanggungjawab sepenuhnya kepada segenap anggota Badan Pengurus dan anggota Badan Pengawas atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama Tahun Buku 2013, sejauh tindakan tersebut bukan merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut tercermin dalam Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan ASPI untuk Tahun Buku 2013.

b. Menyetujui pengunduran diri Ibu Susiana Suhendra selaku Ketua Komite I ASPI, terhitung sejak tanggal 24 Juli 2014. Selanjutnya setelah mengadakan serah terima jabatan, jabatan Ketua Komite I untuk sementara diisi oleh anggota Badan Pengurus lainnya sesuai Keputusan Badan Pengurus. Jabatan Ketua Komite I definitif akan diputuskan dalam RUA ASPI berikutnya dimana RUA akan memilih dan mengangkat Ketua Komite I yang baru sampai periode 2016.

3. Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT)

Pada tanggal 14 Agustus 2014, ASPI bersama Bank Indonesia menyelenggarakan acara peluncuran Gerakan Nasional Non-Tunai yang dicanangkan oleh Gubernur Bank Indonesia, Agus D. W. Martowardojo. Inisiatif ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, pelaku bisnis dan lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non-tunai dalam melakukan transaksinya sehingga nantinya akan terbentuk ‘Less Cash Society’ atau masyarakat yang lebih sedikit menggunakan uang tunai.

4. 3rd Executive Annual Gathering, 30-31 Oktober 2014, Sofitel Bali

“Melalui Digital Payment Menuju Masyarakat Non-Tunai” merupakan tema kegiatan tahunan ASPI yang ke-tiga kalinya, yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 30-31 Oktober 2014. Acara ini merupakan ajang para pelaku industri Sistem Pembayaran untuk bersatu dalam sebuah komunitas dimana mereka dapat saling bertukar informasi dan saling berbagi pengalaman. ASPI merupakan wadah yang tepat untuk mengakomodasi kepentingan mereka khususnya terkait kegiatan sistem pembayaran.

Selain itu, pertemuan ini juga menjadi suatu forum diskusi dalam menentukan arah dan pengembangan industri sistem pembayaran.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Bank Indonesia dan pejabat senior perwakilan anggota ASPI. Kehadiran pembicara domestik dan internasional diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada anggota ASPI.

5. NSICCS (National Standard Indonesian Chip Card Specification)

Hal di atas terus didiskusikan secara intensif oleh ASPI dengan para pelaku industri sistem pembayaran, dalam rangka persiapan implementasi penggunaan teknologi chip pada kartu ATM dan/atau Debet. Mengingat banyaknya jumlah kartu yang beredar serta besarnya volume pekerjaan yang perlu dilakukan dalam setiap tingkatan proses migrasi (Kartu, Host dan terminal) dan dalam kurun waktu yang relatif singkat, maka opsi implementasi bertahap juga dipikirkan dan dikemukakan oleh ASPI kepada Bank Indonesia.

Disamping itu dalam memenuhi permintaan Bank Indonesia, ASPI juga telah menyampaikan position paper atas pandangan ASPI terhadap penggunaan standar NSICCS yang sudah dikembangkan oleh Forum Prinsipal. Masukan ASPI juga meliputi kajian mengenai pengelolaan standar tersebut.

Untuk memastikan implementasi teknologi chip dapat berjalan dengan baik, diperlukan kerjasama yang saling menguntungkan diantara para pihak yang terlibat secara langsung, untuk itu ASPI telah memprakarsai perundingan dengan penyedia jasa kartu (card vendor) dan menghasilkan kesepakatan atas harga refrensi untuk kartu chip. ASPI mengharapkan usaha ini dapat membantu anggota ASPI dalam mencapai titik win win situation.

6. Penggunaan PIN 6 digit pada kartu kredit

Dalam upaya membantu kesuksesan migrasi peralihan dari tanda-tangan ke PIN 6 digit pada transaksi kartu kredit, berbagai kegiatan media, sosialisasi dan edukasi kepada pihak-pihak terkait (penerbit, merchant dan konsumen) telah dilakukan oleh AKKI dan ASPI secara bersama-sama. ASPI juga secara aktif mengadakan diskusi dengan Bank Indonesia mengenai implementasi bertahap. Kegiatan ini akan terus berlanjut seiring dengan penerapan ketentuan BI.

: Gd. Graha Mandiri Lt. 18, Jl. Imam Bonjol No.61, Jakarta Pusat 10310

: sekretariat@aspi-indonesia.or.id ; : (62-21) 230 0393

: (62-21) 230 1947 / (62-21) 230 1829

Copyright © 2017 Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia - ASPI